Mengenal Tentang Produk Pinter 3D printing

Mengenal Tentang Produk Pinter 3D printing – Pencetakan 3D, ataupun manufaktur aditif, merupakan arsitektur subjek 3 format dari bentuk CAD ataupun bentuk 3D digital. Sebutan” pencetakan 3D” bisa merujuk pada bermacam cara di mana material ditaruh, digabungkan, ataupun dipadatkan di dasar kontrol pc buat membuat subjek 3 format, dengan material yang ditambahkan bersama- sama( semacam plastik, larutan, ataupun butiran serbuk yang berpadu bersama), umumnya bungkus untuk bungkus.

Mengenal Tentang Produk Pinter 3D printing

printcountry.com – Pada 1980- an, metode pencetakan 3D dikira cuma sesuai buat penciptaan prototipe fungsional ataupun estetika, serta sebutan yang lebih pas buat itu pada dikala itu merupakan prototipe kilat. Pada 2019, akurasi, klise, serta capaian materi pencetakan 3D sudah bertambah ke titik di mana sebagian cara pencetakan 3D dikira pantas selaku teknologi penciptaan pabrik, di mana sebutan manufaktur aditif bisa dipakai dengan cara persamaan kata(sinonim) dengan pencetakan 3D.

Salah satu profit penting dari pencetakan 3D merupakan keahlian buat menciptakan wujud ataupun ilmu ukur yang amat lingkungan yang tidak bisa jadi terbuat dengan tangan, tercantum bagian berlubang ataupun bagian dengan bentuk bagan dalam buat kurangi berat. Fused deposition modeling (FDM), yang memakai benang kontinyu dari materi termoplastik, merupakan cara pencetakan 3D yang sangat biasa dipakai pada tahun 2020.

Terminologi

Sebutan biasa manufaktur aditif( AM) memperoleh ketenaran di tahun 2000- an, termotivasi oleh tema materi yang ditambahkan bersama- sama( dalam bermacam metode). Kebalikannya, sebutan manufaktur subtraktif timbul selaku retronim buat keluarga besar cara pemesinan dengan pemindahan material selaku cara biasa mereka.

Baca Juga : Pengenalan Lebih Jauh Tentang Produk Laser printing

Sebutan pencetakan 3D sedang merujuk cuma pada teknologi polimer di beberapa besar benak, serta sebutan AM lebih bisa jadi dipakai dalam kondisi penciptaan bagian pengerjaan metal serta pemakaian akhir dari di antara penggemar polimer, inkjet, ataupun stereolitografi.

Inkjet merupakan teknologi yang sangat tidak diketahui walaupun ditemui pada tahun 1950 serta kurang dimengerti sebab karakternya yang lingkungan. Inkjet sangat dini dipakai selaku perekam serta bukan printer. Hingga akhir 1970- an sebutan perekam berhubungan dengan inkjet.

Continuous Inkjet setelah itu bertumbuh jadi On- Demand ataupun Drop- On- Demand Inkjet. Inkjet merupakan nosel tunggal pada awal mulanya serta saat ini mempunyai ribuan nozel buat mengecap di tiap jalan di atas dataran.

Pada dini 2010- an, sebutan pencetakan 3D serta manufaktur aditif bertumbuh penafsiran di mana mereka merupakan sebutan biasa pengganti buat teknologi aditif, satu dipakai dalam bahasa terkenal oleh komunitas kreator pelanggan serta alat,

serta yang yang lain dipakai dengan cara lebih resmi oleh pabrik akhir. memakai produsen kaum cadang, produsen mesin, serta badan standar teknis garis besar. Hingga dikala ini, sebutan pencetakan 3D sudah berhubungan dengan mesin dengan harga ataupun keahlian yang kecil.

Pencetakan 3D serta manufaktur aditif memantulkan kalau teknologi memberi tema akumulasi material ataupun pencampuran di semua lingkup kegiatan 3D di dasar pengawasan otomatis. Peter Zelinski, atasan sidang pengarang majalah Additive

Manufacturing, membuktikan pada tahun 2017 kalau sebutan itu sedang kerap sama dalam pemakaian lazim, namun sebagian ahli pabrik manufaktur berupaya membuat perbandingan di mana manufaktur aditif terdiri dari pencetakan 3D plus teknologi lain ataupun pandangan lain dari cara manufaktur.

Sebutan lain yang sudah dipakai selaku persamaan kata(sinonim) ataupun hipernim tercantum manufaktur desktop, manufaktur kilat( selaku penerus tingkatan penciptaan masuk akal buat prototyping kilat), serta manufaktur cocok permohonan( yang mendengungkan pencetakan cocok permohonan dalam maksud pencetakan 2D).

Aplikasi tutur watak yang kilat serta cocok permohonan pada manufaktur tutur barang merupakan perihal terkini di tahun 2000- an mengatakan bentuk psikologis yang legal dari masa pabrik yang jauh di mana nyaris seluruh manufaktur penciptaan mengaitkan durasi yang lama buat pengembangan perkakas yang meletihkan.

Dikala ini, sebutan subtraktif tidak mengambil alih sebutan permesinan, melainkan memenuhinya kala sebutan yang melingkupi tata cara penghapusan dibutuhkan. Perkakas cakap merupakan pemakaian alat modular buat mengonsep perkakas yang dibuat oleh manufaktur aditif ataupun tata cara pencetakan 3D buat membolehkan pembuatan prototipe kilat serta jawaban kepada keinginan perkakas serta perkakas.

Perkakas cakap memakai tata cara irit bayaran serta bermutu besar buat dengan kilat menjawab keinginan klien serta pasar, serta bisa dipakai dalam pembuatan hidro, stamping, edisi injeksi serta cara manufaktur yang lain.

Sejarah

1940- an serta 1950- an

Rancangan biasa serta metode yang hendak dipakai dalam pencetakan 3D awal kali dipaparkan oleh Murray Leinster dalam narasi pendek cakap tahun 1945 Things Pass By“ Namun konstruktor ini berdaya guna serta fleksibel.

Aku berikan makan plastik magnetronik— beberapa barang yang mereka untuk buat rumah serta kapal dikala ini— ke dalam tangan yang beranjak ini. Itu membuat lukisan di hawa menjajaki lukisan yang dipindai dengan sel gambar. Tetapi plastik pergi dari akhir tangan lukisan serta membeku dikala tiba cuma menjajaki lukisan”

Perihal itu pula dipaparkan oleh Raymond F. Jones dalam ceritanya,” Tools of the Trade,” yang diterbitkan dalam majalah Astounding Science Fiction versi November 1950. Ia menyebutnya selaku” semprotan anasir” dalam narasi itu.

1970- an

Pada tahun 1971, Johannes F Gottwald mematenkan Liquid Logam Recorder, US3596285A, fitur materi metal Inkjet lalu menembus buat membuat fabrikasi metal yang bisa dilepas pada dataran yang bisa dipakai kembali buat lekas dipakai ataupun diselamatkan buat dicetak lagi dengan peluluhan kembali. Ini kelihatannya jadi paten awal yang menarangkan pencetakan 3D dengan prototipe kilat serta pembuatan pola cocok permohonan yang terkendali.

Paten melaporkan” Semacam yang dipakai di mari, sebutan pencetakan tidak dimaksudkan dalam maksud terbatas namun melingkupi catatan ataupun ikon lain, pembuatan kepribadian ataupun pola dengan tinta. Sebutan tinta yang dipakai dalam dimaksudkan buat melingkupi tidak cuma materi yang memiliki perona ataupun melamin.

namun tiap zat ataupun aransemen yang bisa mengalir yang sesuai buat aplikasi ke dataran buat membuat ikon, kepribadian, ataupun pola intelek dengan men catat. Tinta yang digemari merupakan tipe lelehan panas. Kisaran aransemen tinta yang ada dengan cara menguntungkan yang bisa penuhi persyaratan temuan ini tidak dikenal pada dikala ini. Tetapi, pencetakan yang melegakan bagi temuan sudah digapai dengan paduan metal konduktif selaku tinta.”

” Namun dalam perihal keinginan material buat bentuk yang besar serta lalu menembus semacam itu, bila disantap pada tingkatan yang dikenal tadinya, namun bertambah cocok dengan kenaikan dimensi, bayaran besar hendak amat menghalangi kenikmatan besar dari sesuatu cara ataupun perlengkapan yang penuhi objek- objek di atas.”

” Oleh sebab itu tujuan bonus dari temuan ini buat meminimalkan pemakaian materi dalam cara kategori yang ditunjukkan.”

” Ini merupakan tujuan lebih lanjut dari temuan kalau materi yang dipakai dalam cara semacam itu diselamatkan buat dipakai kembali.”

” Bagi pandangan lain dari temuan ini, campuran buat menulis serta sejenisnya terdiri dari pembawa buat menunjukkan pola intelijen serta pengaturan buat melenyapkan pola dari pembawa.”

Pada tahun 1974, David E. H. Jones menaruh rancangan pencetakan 3D di kolom regulernya Ariadne di harian New Scientist.

1980- an

Perlengkapan serta materi manufaktur aditif dini dibesarkan pada 1980- an. Pada bulan April 1980, Hideo Kodama dari Institut Studi Pabrik Kota Nagoya menciptakan 2 tata cara bonus buat membuat bentuk plastik 3 format dengan polimer termoset foto- pengerasan, di mana zona paparan

UV dikendalikan oleh pola masker ataupun penyiar serat pemindaian. Ia mengajukan paten buat plotter XYZ ini, yang diterbitkan pada 10 November 1981.( JP S56- 144478). Hasil penelitiannya selaku artikel harian diterbitkan pada bulan April serta November 1981.

Tetapi, tidak terdapat respon kepada seri publikasinya. Perangkatnya tidak sangat dievaluasi di makmal serta bosnya tidak membuktikan atensi. Perhitungan penelitiannya cuma 60. 000 yen ataupun$545 per tahun. Mendapatkan hak paten buat plotter XYZ dibiarkan, serta cetak biru dihentikan.

Paten US 4323756, Tata cara Pembuatan Postingan oleh Deposisi Berentetan, Raytheon Technologies Corp diserahkan 6 April 1982 memakai ratusan ataupun ribuan susunan metal serbuk serta pangkal tenaga laser merupakan rujukan dini buat membuat” susunan” serta fabrikasi postingan pada suatu substrat.

Pada bertepatan pada 2 Juli 1984, wiraswasta Amerika Bill Masters mengajukan paten buat Cara serta Sistem Manufaktur Otomatis Komputernya( US 4665492).

Pengajuan ini terdaftar di USPTO selaku paten pencetakan 3D awal dalam asal usul; itu merupakan yang awal dari 3 paten kepunyaan Ahli yang menaruh dasar buat sistem pencetakan 3D yang dipakai dikala ini.

Pada 16 Juli 1984, Alain Le Méhauté, Olivier de Witte, serta Jean Claude André mengajukan paten mereka buat cara stereolitografi. Aplikasi pencipta Prancis dibiarkan oleh General Electric Company Prancis( saat ini Alcatel- Alsthom) serta CILAS( The Laser Consortium). Alibi yang diklaim merupakan” sebab minimnya perspektif bidang usaha”.

Pada tahun 1983, Robert Howard mengawali R. H. Research, setelah itu bernama Howtek, Inc. pada Februari 1984 buat meningkatkan printer 2D inkjet warna, Pixelmaster, yang dikomersialkan pada tahun 1986, memakai tinta plastik termoplastik( hot- melt).

Suatu regu dibangun, 6 badan dari Exxon Office Systems, Danbury Systems Division, suatu startup printer inkjet serta sebagian badan tim Howtek, Inc yang jadi figur terkenal di Pabrik Percetakan 3D. Salah satu badan Howtek, Richard Helinski paten US5136515A, Tata cara serta Alat buat membuat postingan 3 format dengan deposisi elemen, aplikasi 11/ 07/ 1989 diserahkan 8/ 04/ 1992

membuat industri New Hampshire CAD- Cast, Inc, julukan setelah itu diganti jadi Visual Impact Corporation( VIC) pada 22/ 8/ 1991. Prototipe printer 3D VIC buat industri ini ada dengan pengajuan film yang membuktikan bentuk 3D yang dicetak dengan inkjet nosel tunggal.

Baca Juga : Review Printer Cerdas Flashforge Adventurer Lite 3D

Pegawai lain Herbert Menhennett membuat industri New Hampshire Hektometer Research pada tahun 1991 serta memberitahukan Howtek, Inc, teknologi inkjet serta materi termoplastik pada Royden Sanders dari SDI serta Bill Masters of Ballistic Particle Manufacturing( BPM) di mana ia bertugas sepanjang sebagian tahun.

Bagus printer 3D BPM serta printer 3D SPI memakai Inkjet style Howtek, Inc serta materi style Howtek, Inc. Royden Sanders melisensikan paten Helinksi saat sebelum memproduksi Modelmaker 6 Membela di prototipe Sanders, Inc( SPI) pada tahun 1993.

James K. McMahon yang dipekerjakan oleh Howtek, Inc buat menolong meningkatkan inkjet, setelah itu bertugas di Sanders Prototype serta saat ini melaksanakan Layer Grown Bentuk Technology, fasilitator layanan 3D yang berspesialisasi dalam inkjet nosel tunggal Howtek serta sokongan printer SDI.

James K. McMahon bertugas dengan Steven Zoltan, pencipta inkjet drop- on- demand tahun 1972, di Exxon serta mempunyai paten pada tahun 1978 yang meluaskan uraian mengenai inkjet konsep nosel tunggal( Alpha jets) serta menolong melengkapi tata cara pencairan panas Howtek, Inc. inkjet. Teknologi termoplastik lelehan panas Howtek ini terkenal dengan pengecoran pemodalan metal, paling utama di pabrik perhiasan pencetakan 3D.

Klien awal Modelmaker 6Pro Sanders( SDI) merupakan Hitchner Corporations, Logam Casting Technology, Inc di Milford, NH, satu mil dari sarana SDI pada akhir 1993- 1995 casting klub golf serta kaum cadang mesin mobil.

Pada bertepatan pada 8 Agustus 1984 paten, US4575330, ditugaskan ke UVP, Inc., setelah itu ditugaskan ke Chuck Hull dari 3D Systems Corporation

diajukan, patennya sendiri buat sistem fabrikasi stereolitografi, di mana lamina ataupun susunan orang ditambahkan dengan pengawetan photopolymers dengan radiasi yang mengenai, pemboman elemen, respon kimia ataupun cuma laser cahaya ultraviolet. Hull mendeskripsikan cara selaku” sistem buat menciptakan subjek 3 format dengan membuat pola penampang subjek yang hendak dibangun,”.

Partisipasi Hull merupakan bentuk file STL( Stereolithography) serta strategi slicing serta infill digital yang biasa buat banyak cara dikala ini. Pada tahun 1986, Charles” Chuck” Hull diserahkan paten buat sistem ini, serta perusahaannya, 3D Systems Corporation dibangun serta mengeluarkan printer 3D menguntungkan awal, SLA- 1. setelah itu pada tahun 1987 ataupun 1988.

Teknologi yang dipakai oleh beberapa besar printer 3D sampai dikala ini—khususnya bentuk penghobi serta mengarah konsumen—adalah bentuk deposisi fusi, aplikasi spesial ekstrusi plastik, yang dibesarkan pada tahun 1988 oleh S. Scott Crump serta dikomersialkan oleh perusahaannya Stratasys, yang menjual mesin FDM pertamanya pada tahun 1992. Mempunyai printer 3D pada 1980- an menghabiskan bayaran sampai$300. 000($650. 000 dalam dolar 2016).

Bahan

Dengan cara konvensional, pencetakan 3D berpusat pada polimer buat pencetakan, sebab keringanan pembuatan serta penindakan materi polimer. Tetapi, tata cara ini bertumbuh cepat buat tidak cuma mengecap bermacam polimer namun pula logam

serta keramik, menghasilkan pencetakan 3D selaku opsi serbaguna buat manufaktur. Fabrikasi bungkus untuk bungkus bentuk raga 3 format merupakan rancangan modern yang” berawal dari pabrik CAD yang lalu bertumbuh, lebih spesial lagi bagian pemodelan keras CAD. Saat sebelum pemodelan keras dipublikasikan pada akhir 1980- an, bentuk 3 format terbuat dengan bingkai serta dataran kawat.

namun dalam seluruh permasalahan, susunan material dikendalikan oleh printer serta properti material. Susunan material 3 format dikendalikan oleh laju deposisi yang diatur oleh operator printer serta ditaruh dalam file pc. Materi yang dipatenkan sangat dini dicetak merupakan tinta jenis lelehan panas buat pola pencetakan memakai paduan metal yang dipanaskan. Amati asal usul tahun 1970- an di atas.

Charles Hull mengajukan paten awal pada 8 Agustus 1984, buat memakai resin akrilik UV- cured memakai pangkal sinar berkedok UV di UVP Corp buat membuat bentuk simpel.

SLA- 1 merupakan produk SL awal yang diumumkan oleh Sistem 3D di Autofact Exposition, Detroit, November 1978 di Detroit. SLA- 1 Beta dikirimkan pada Januari 1988 ke Baxter Healthcare, Pratt and Whitney, General Motors serta AMP. Penciptaan awal SLA- 1 dikirim ke Precision Castparts pada April 1988. Materi resin UV berganti dengan kilat jadi resin materi berplatform epoksi.

Dalam kedua permasalahan, bentuk SLA- 1 menginginkan pengeringan dapur UV sehabis dibasuh dengan pembersih pelarut buat melenyapkan resin batasan yang tidak diawetkan. Suatu Post Cure Aparatus( PCA) dijual dengan seluruh sistem. Printer resin dini menginginkan pisau buat memindahkan resin terkini di atas bentuk pada tiap susunan.

Ketebalan susunan merupakan 0, 006 inci serta bentuk Laser HeCd dari SLA- 1 merupakan 12 watt serta membersihkan dataran dengan kecekatan 30 in per detik. UVP dimerger oleh Sistem 3D pada Januari 1990.

Suatu kajian dalam asal usul membuktikan beberapa materi( resin, serbuk plastik, benang plastik serta tinta plastik melebur panas) dipakai pada 1980- an buat paten di aspek prototyping kilat. Lampu berkedok resin UV- cured pula dipublikasikan oleh Cubitals Itzchak Pomerantz di Soldier 5600, serbuk termoplastik sinter

Laser Carl Deckard( DTM), serta kertas potong laser lem( LOM) yang ditumpuk buat membuat subjek oleh Michael Feygin saat sebelum Sistem 3D membuat yang awal pemberitahuan. Scott Crump pula bertugas dengan pemodelan benang plastik” melebur” yang diekstrusi

(FDM) serta deposisi Drop sudah dipatenkan oleh William E Masters sepekan sehabis paten Charles Hull pada tahun 1984, namun beliau wajib menciptakan Inkjet Termoplastik yang dipublikasikan oleh printer 3D Visual Impact Corporation di 1992 memakai inkjet dari Howtek, Inc., saat sebelum beliau membuat BPM buat menghasilkan produk printer 3D- nya sendiri pada tahun 1994.